Makanan yang Harus Dihindari Demi Kesehatan

Hidup di jaman sekarang, tidak menutup kemungkinan untuk kita terjebak dalam gaya hidup yang tidak sehat. Di kehidupan yang serba instan ini sulit bagi kita untuk terhindar dari bahan kimia yang sering dicampurkan di dalam makanan tidak sehat. Memang sulit untuk menghindarinya, namun hal tersebut tergantung dari dalam diri sendiri untuk menyiasatinya. Jadi, akankah terus hidup dengan gaya hidup tidak sehat? Garam olahan adalah 98% natrium klorida dan 2% sisanya terdiri dari bahan kimia yang berbahaya seperti ferrocyanide dan aluminosilikat. Sedangkan garam alami yang dibuat dari garam laut, hanya mengandung 84% natrium klorida dan 16% sisanya terdiri dari mineral seperti silikon, fosfor dan vanadium.

Merokok di Depan Anak Kecil Adalah Tindakan yang Tak Layak Dibenarkan

Merokok atau tidak merokok adalah hak masing-masing individu. Saat sudah dewasa, setiap orang punya hak penuh untuk menentukan apa yang ia mau. Merokok memang tak baik bagi kesehatan. Namun suka-tidak suka, tidak semua manusia dalam hidupnya memprioritaskan kesehatan. Walaupun merokok adalah hak, tetap ada etika yang mengikat para pelakunya agar tak merugikan manusia lain di sekitarnya. Dan apapun alasannya, merokok di depan anak kecil adalah tindakan yang mesti dihentikan. Risiko seorang anak untuk menderita penyakit jantung melompat jadi 4 kali lipat lebih tinggi jika sang orangtua merokok di sekitar mereka. Pada anak, asap rokok akan meningkatkan level kotinin dalam darah mereka — sementara level kotinin yang tinggi dalam darah adalah salah satu faktor penyebab penyumbatan jantung. Selain risiko pada jantung, anak yang terekspos pada asap rokok juga menunjukkan kerentanan pada infeksi telinga, pneumonia, radang tenggorokan, dan penyakit paru-paru. Mirisnya, mereka sebenarnya tak pernah melakukan sesuatu yang membuat mereka layak mewarisi risiko penyakit sebanyak itu. Anak tak bisa memilih siapa orangtuanya, atau orang dewasa seperti apa yang hadir di sekitar mereka. Kita yang seharusnya lebih bijak menjaga danmerawat mereka sebaik-baiknya.

Posisi Tidur Mempengaruhi Mimipi

Dari hasil survei yang dilakukan peneliti, peneliti menemukan bahwa kelompok yang tidur miring ke sisi kiri cenderung memiliki mimpi buruk. Sebanyak 40,9 persen relawan melaporkan bahwa mereka mendapatkan mimpi buruk, dibandingkan 14,6 persen dari mereka para relawan yang tidur miring ke sisi sebelah kanan. Peneliti percaya bahwa jika Anda mengubah posisi tidur, maka mimpi akan ikut berubah. Namun, cara ini tak direkomendasikan. Sebab, tidur dalam posisi yang tidak biasa atau tidak wajar malah bisa mengganggu kualitas tidur. Pada orang yang tidur menyamping, studi menyatakan bahwa di sisi kanan akan lebih banyak mengalami mimpi positif dan sedikit mimpi buruk, daripada orang-orang yang tidur di sisi kiri. Terlepas dari mimpi erotis, orang yang tidur tengkurap melaporkan kegelisahan karena sering terbolak-balik untuk merasakan posisi yang nyaman. Sedangkan tidur telentang dapat menyebabkan nyeri punggung bawah, dan bisa menyebabkan masalah lain yang bisa mengubah mimpi Anda. Posisi ini membuat seseorang lebih banyak mimpi buruk dan merasa sulit mengingat mimpinya.

Mau Lihat Hiu Besar di Bumi? Ke Teluk Cendrawasih yuk!

Perairan Teluk Cendrawasih di sebelah utara Papua adalah Taman Nasional dengan perairan terluas di Indonesia. Teluk Cendrawasih juga merupakan kawasan konservasi laut terbesar di Indonesia, sekaligus pusat penelitian hiu paus (whale shark). Hiu besar yang jinak ini memiliki panjang 14 meter, namun hanya memakan ikan teri kecil dan plankton. Hiu paus dapat dipanggil dengan cara melempar ikan puri ke laut. Mereka pun, terkadang berkelompok langsung menyembul ke permukaan air. Taman Nasional Teluk Cendrawasih merupakan teluk yang dikelilingi beberapa pulau. Ada Pulau Biak, Yapen, Yoop, Nusrowi, Numfor, Mioswaar dan Rumberpon. Teluk Cendrawasih berada di tepi Samudera Pasifik dan merukapan lempengan benua sehingga sangat kaya akan flora dan fauna. Tiket masuk ke Taman Nasional Teluk Cendrawasih Rp 5.000,- untuk turis domestik dan Rp 150.000,- untuk turis asing. Snorkeling Rp 15.000,- dan diving Rp 25.000,-. Murah bukan? Soal fauna bawah laut, wisatawan pasti lebih tertarik dengan Raja Ampat. Padahal, fauna di Teluk Cendrawasih ini tak kalah beragam. Ada remis raksasa, hiu, lumba-lumba, dugong, 209 jenis ikan, serta 4 jenis penyu yang dilindungi yaitu penyu sisik, penyu hijau, penyu lekang dan penyu belimbing. Waktu yang terbaik untuk mengunjungi Taman Nasional ini adalah Mei hingga Oktober, meski hiu paus selalu ada sepanjang tahun. Kantor Taman Nasional Teluk Cendrawasih di Jalan Trikora Wosi Rendani, Manokwari. Beberapa operator diving menyediakan fasilitas menyelam, antara lain Pearl of Papua dan Papua Diving. Semua operator tur disini merupakan jasa warga lokal. Untuk mencapai Teluk Cendrawasih, tersedia penerbangan dari Jakarta menuju Biak. Dari Biak, tersedia pesawat perintis seperti Susi Air ke Manokwari atau Nabire. Dari Bandara Nabire, bisa dilanjutkan perjalanan ke Taman Nasional Teluk Cendrawasih menggunakan perahu motor sekitar 3 jam perjalanan.

Kentang Bahan Alami Untuk Mengobati Ruam Pada Kulit Bayi Akibat Gigitan Nyamuk.

Kulit bayi tidak sama dengan kulit orang dewasa. Kulit mereka masih sangat sensitif terhadap rangsangan dan lembut sekali. Terkena goresan sedikit saja, ini bisa berubah jadi merah, memar atau meruam. Jangankan goresan, gigitan nyamuk sedikit saja sudah bisa membuat kulit bayi mengalami ruam yang cukup mengkhawatirkan. Untuk mengatasi ruam pada kulit bayi akibat gigitan nyamuk, Moms bisa memanfaatkan beberapa bahan alami yang di rumah sebagai obat. Apa saja? Simak yang berikut ini.  Kentang Bahan alami pertama adalah kentang. Nutrisi berupa potassium dan vitamin C yang terkandung di dalam kentang bisa bikin kulit terasa lebih dingin, menyamarkan bintik merah dan mengobati ruam. Ini juga bisa mencegah kulit bayi terkena infeksi akibat gigitan nyamuk atau serangga lainnya.  Gel Lidah Buaya Tak hanya baik untuk kesehatan serta kecantikan rambut, gel lidah buaya juga sangat baik untuk kesehatan serta kecantikan kulit. Menariknya lagi, kandungan aloesin pada lidah buaya bersifat antiradang sehingga ampuh mengatasi masalah ruam pada kuli bayi akibat gigitan serangga.  Bawang Merah & Bawang Putih Sejak zaman dulu, orang tua memanfaatkan bawang merah dan bawang putih untuk mengatasi masalah ruam pada kulit bayi akibat gigitan serangga. Ya, ini karena di dalam bawang merah dan bawang putih mengandung nutrisi yang bermanfaat baik sebagai antibakteri, antioksidan dan ampuh menyembuhkan luka.  Kulit Pisang Selain memiliki rasa yang enak dan menyehatkan tubuh dari dalam, nutrisi pada buah pisang juga baik untuk obat. Salah satunya obat anti ruam pada kulit bayi yang sensitif. Kulit maupun buah pisang yang ditempel di kulit yang mengalami ruam akibat gigitan serangga, secara perlahan ini akan membantu mengatasi masalah ruam tersebut.

Terlambat bicara, fenomena sindrom anak kota

Kalau si kecil di usia 2-3 tahun belum mengeluarkan sepatah kata pun, itu artinya ia mengalami keterlambatan bicara. Sejumlah praktisi medis menyebutnya sebagai “Sindrom Anak Kota”, karena fenomena semacam ini kerap dialami anak di perkotaan. Kondisi ini disebabkan oleh pola asuh orang tua yang salah. Selain itu, faktor yang juga dianggap berkontribusi besar adalah karena perkenalan anak dengan gadget dan kebiasaan salah dalam menonton televisi. Menurut Dokter Tumbuh Kembang Anak, keterlambatan bicara pada anak biasanya terjadi saat anak berusia 2-3 tahun. Ciri-ciri anak terlambat bicara antara lain, tidak mengeluarkan kata- sepatah kata pun, misal Ah, eh, ah, eh. Atau ada anak yang bisa bicara tapi belum bisa merangkai kata dengan benar. Yang lebih parah lagi kalau ada yang tidak bisa bicara dan tidak merespons saat diajak berkomunikasi. Keterlambatan bicara ini kerap dialami anak di kota besar, seperti Jakarta, karena beberapa gerak motorik dan sensoriknya yang kurang berfungsi. Refleks dan respons anak juga kurang distimulasi. Akibatnya, anak kurang mampu berbicara. Kalau berbicara, kosakata yang dikenalnya juga masih minim. Tren kasus keterlambatan bicara diyakini mengalami peningkatan di Jakarta, meski belum ada statistik secara menyeluruh dari rumah sakit. Data di Poliklinik Neurologi Anak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pada Januari 2006-Juli 2008 memperlihatkan prevalensi anak yang tidak bisa bicara dan berjalan sebanyak 71 kasus (47,1 persen) dari total 151 anak.

Manfaat Air Putih Bagi Kulit

Masih ada banyak orang yang mengabaikan kesehatan khususnya kulit, entah karena tidak tahu bagaimana cara merawat kulit tubuh atau memang benar-benar sama sekali tidak mau memperdulikannya. Tetapi, anehnya adalah pada saat yang bersamaan, banyak orang yang ingin selalu terlihat cantik dan sehat. Apabila memang benar ingin memiliki kulit tubuh yang selalu terlihat cantik dan awet muda, seharusnya lebih memperhatikan kesehatannya. Cara yang paling mudah untuk merawat kesehatan kulit adalah dengan banyak mengkonsumsi air putih. Air putih adalah air yang paling aman karena bersifat basa. Air bisa membantu memproduksi minyak atau biasa disebut sebum. Minyak itu berasal dari kelenjar yang bernama sebasea. Cara merawat kulit yang maksimal bisa dengan meminum setidaknya 6 sampai 8 gelas air setiap harinya. Kita juga harus memperhatikan makanan yang masuk ke dalam tubuh. Jika tidak ingin kulit menjadi kering, usahakan hindari makanan asam. Makanan yang memiliki rasa asam dipercaya bisa menyebabkan alergi pada kulit. Lebih baik mengkonsumsi sayuran dan buah yang mengandung cukup banyak serat. Seringkali kita mendengar larangan untuk tidak berada di bawah sinar matahari terlalu lama. Hal itu dibenarkan karena sinar ultraviolet dapat menyebabkan sunburn pada kulit. Bukan berarti kita sama sekali tidak boleh terkena sinar matahari, tetapi alangkah baiknya jika kita melindungi diri dari sinar ultraviolet langsung. Selain itu, olahraga teratur dan istirahat yang cukup juga sangat membantu untuk menjaga kesehatan kulit. Tidak sulit kan menjaga kesehatan kulit dengan cara merawat kulit tubuh? Mulai sekarang yuk, yuk jaga kesehatan kulit kita!

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Untuk Si Kecil

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat merupakan sekumpulan perilaku yang dipraktekkan atas dasar kesadaran sebagai upaya agar dirinya sehat. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat memang sepertinya mudah dikatakan tapi penerapannya sangat sulit karena membutuhkan kesadaran dan kesungguhan akan pentingnya menjaga kesehatan. Pada usia si kecil 6-12 tahun Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dilakukan tidak hanya di lingkungan rumah tapi juga di lingkungan sekolah. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada usia dini baik untuk mendidik dan menanamkan kasadaran akan pentingnya kebersihan sebagai upaya menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Upaya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yang dapat dilakukan untuk si kecil diantaranya: Mencuci Tangan dengan Air Bersih dan Sabun Mencuci tangan dilakukan setiap selesai beraktivitas apakah itu membantu orang tua atau bermain serta setiap sebelum makan. Mencuci tangan yang baik adalah mencuci tangan dengan air yang mengalir dan menggunakan sabun, tujuannya agar tangan si kecil terbebas dari kotoran dan agar kuman-kuman penyakit bisa lebih mudah diangkat dan dibunuh.

Dampak Buruk Psikologis Anak Akibat Pertengkaran Orangtua

Dalam hubungan pernikahan, berselisih paham atau berdebat dengan suami adalah hal yang sangat wajar terjadi. Masalah yang timbulpun sangat beragam – dari yang sepele sampai yang besar. Tapi ada yang harus moms ingat, jangan berseteru di depan si kecil. Tanpa disadari, psikologis anak bisa terganggu, lho. Mungkin moms merasa berdebat dengan suami di depan si kecil adalah hal biasa. Tapi, di mata si kecil, itu adalah hal yang sangat asing dan aneh. Bagaimana bisa orang tua yang seharusnya saling menyayangi, justru berselisih di depannya? Apa sih yang dirasakan anak ketika melihat orang tuanya bertengkar? Menurut Psikolog W. Douglas Tynan, PhD, ABPP, secara psikologis, anak langsung menarik kesimpulan kalau orang tuanya tidak menyayanginya lagi. Bahkan, ia bisa merasa menjadi penyebab dari pertengkaran orang tuanya.

Akibat Insomnia

Para ahli telah mengidentifikasi insomnia sebagai penyakit prion yang disebabkan oleh protein abnormal yang berkembang dari mutasi genetik yang mempengaruhi fungsi otak sehingga menyebabkan hilangnya memori, tak dapat mengendalikan gerakan otot dan halusinasi. Pada tahun 1986, para peneliti melaporkan kasus seorang pria berusia 53 tahun yang menderita kurang tidur dan hanya mendapatkan tidur 2-3 jam per malam dalam New England Journal of Medicine. Dua bulan kemudian, pria itu hanya bisa tidur satu jam per malam dan sering terganggu oleh mimpi yang nyata. Setelah 3-6 bulan, dia sama sekali tak bisa tidur dengan normal sehingga dia mengalami kelelahan parah, tremor tubuh dan sulit bernafas. Setelah 8 bulan, ia terjatuh dan akhirnya meninggal. Setelah diteliti dari riwayat keluarga pria itu terungkaplah bahwa dua orang saudara perempuan dan banyak anggota keluarganya yang lain juga meninggal akibat penyakit serupa.